| friend friend friend friend friend friend | friend friend friend friend friend friend | friend friend friend friend friend friend |
|
gue masih hidup kok
posted on Sunday, May 19, 2013 @ Sunday, May 19, 2013
Udah kaya setahun gue ga update blog gue yang nyaris kandas ini. I did even forget my own url lol. Alesannya? Biasa kebilang excuse-classic which are getting into college, over-load freshman's assignments, exams, and some stuffs happened lately on me which is itu ga bisa buat gue. But yea, I handled them all and glad I'm recovering from my lack of sleep for a year. WOOT!
Banyak hal yang gue jalananin since I stepped my feet into this prestigious institute. That thing is 'something' for me and what I look forward too all this time, but no. Well, jenjang masa masuk kuliah itu nyenengin, ikutan what they-oh-so-called by university orientation, hang-out sama temen baru, ketemu senior-senior yang beda faculties, masuk unit, etc. But still seiring dengan berjalannya waktu dengan keberlanjutan gue belajar disini, ada beberapa hal yang gue seremin.
Mahasiswanya itu pinter-pinter banget. Sinting.
Dengan skill gue yang lulusan AS-level dan emang basic-nya ditekenin di Cambridge Curriculum sampe SMA, kuliah di institut negeri ini termasuk hal yang sulit buat gue. Temen bilang, ini karena soal-soal disini itu suka dikotak-atik dan emang pas gue liat-liat, beda tiap tahunnya, tapi se-tipe. Unlike papers yang soalnya sama kaya mereka cut beberapa lines dari buku setebel lemak onta which means mau ga mau lo harus baca itu buku sampe habis (yes SAMPE HABIS BRO sampe index).
Itu pressure pertama gue.
Yang kedua, gue udah annoyed sama penyakit anak-anak kampus ini setiap mau jenjang mid-term pasti pada mainly says "Duh, gue belom belajar nih", "Jangan tanya, deh, gue ga ngerti ini soal" or whatsoever something like that. Kepolosan gue waktu itu bilang "Oh, ternyata emang susah ya" tapi itu berbanding terbalik dengan apa yang gue terka.
Kampret.
Mereka lulus dengan nilai C above. Gila.
Even after they got it without studying sampe muak kaya gue, some of them masih berani bilang, "Yah kok gue dapet (insert the value)". Gue cuman bisa berdiri, meratapi nilai, swt.
Miris juga setelah gue tau ini kampus sistemnya pake persenan dan mengambil banyak persen dari hasil mid-term dimana itu yang menjadi kekhawatiran gue selama ini. Ga kaya high school yang semua nilai dengan fair-nya digabungkan, ga ada patokan tinggi-rendah, jumlahin semua dan rata-ratain and there you go, YOUR SCORE ALL IN ONE... direction (lol kidding though).
Assignments? Gue sih ga ada problem sama itu karena gue emang suka kalo dikasih tugas dari SMA. Cuman bro, managemen waktu yang paling sulit. Gue akhirnya buat komitmen sama waktu gue and I'm still learning to decide which's going to be my spare time.
Sempet nangis di kamar kosan sendirian karena gue frustasi ini susah banget buat orang kaya gue. Lack of confidence juga menyerang gue. Perilaku orang-orang juga berubah ke gue yang gue ga jago di bidang mereka. Bukannya sensi, but I do aware of that all this time.
Mau cerita, ga mungkin. Gue tau they also get stressed with those things. Gue paham banget. But stress-nya mereka itu beda dengan stress gue. Cerita ke temen di Jakarta juga, I do freaking understand mereka capek with the same problem on me dan ya, semuanya ga menghasilkan solusi.
Susah bercerita juga ke orang karena dari pandangan gue, each time I opened my mouth about this, that person will blah me, that person will meh me, and so on. It's depressing lo ga bisa menemukan jawaban dari kendala lo. Bahkan pepatah "Semua masalah pasti ada jalan keluarnya" udah kaya terkikis sedikit sama gue.
Yasudahlah. *poker face*
I'm a good deal at poker, but I'm not sure it'll be much use. Know me and who won't be fooled by my increasingly expert poker face.
The God even tested me this year with dad's health together with my academics. Mungkin Tuhan ingin banget gue curhat ke Dia seorang dan terima jalan yang dia kasih. Temen gue selalu bilang "Tuhan punya rencanya buat lo, De." and I do still believe in that words. Asumsi gue, Tuhan mau gue banyak belajar. Ga ngambil dari shortcut but me from zero point into endless potential.
Temen gue sempet ngasih tau kata-kata yang ga bisa gue lupain. "Kalo lo bego, lo ga mungkin masuk ITB, De."
|
profile
![]() updates
instagram
downloads
archives
by title by month credits
© 2014 - layout coded by yours truly. floral background from weheartit with fonts from google. please do not remove credits.
|